Pariwisata Halmahera Utara
Surganya Pantai Pasir Putih
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bila ingin melakukan wisata bahari, Halmahera Utara bisa menjadi rujukan. Wisatawan bisa berenang, berselancar, snorkeling, menyelam hingga memancing. Belum lagi, pantai dengan pasir putihnya menyuguhkan panorama eksotis.
Wisata Tolonuo
Pasir putih menjadi daya tarik bagi mereka yang gemar ke pantai. Iya, pantai berpasir putih menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Tak heran, banyak pantai berpasir putih menjadi incaran wisatawan domestik maupun asing. Sebut saja : Pantai Parai di Bangka, Pantai Panjang di Bengkulu , Pantai Pasir Putih di Lampung, Pantai Pasir Putih di Gorontalo. Atau Pantai Pasir Putih di Pulau Nau Papua menjadi tempat favorit untuk berlibur. Makanya tidak mengherankan, bila dimanjakan dengan pemandangan nan elok tersebut, wisatawan betah berlama-lama. Apalagi bagi mereka penggemar wisata bahari. Yang jadi pertanyaan, bagaimana jika bertandang ke suatu tempat dan ditemukan puluhan pantai berpasir putih? Jangan pernah berpikir bahwa pertanyaan ini sekadar perumpamaan apalagi khayalan. Tak percaya? Berkunjunglah ke Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara! Di daerah yang memiliki 76 pulau ini, mata akan dimanjakan oleh pantai berpasir putih dan hebatnya bisa dijumpai di berbagai tempat. “Lebih menariknya lagi, setiap pantai mempunyai ciri khas yang berbeda,” ujar kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Utara, Joas Tonoro berpromosi.
Indahnya Telaga Duma
Sebut saja Pulau Tagalaya di desa Tagalaya Kecamatan Tobelo. Di tempat ini, wisatawan bisa menikmati pantai berpasir putih. Hutan bakau yang tumbuh di sepanjang pesisir pantai membuat tempat ini terlihat unik. Tak hanya itu, dari pulau ini, wisatawan akan disuguhi pemandangan mengagumkan. Nampak Gunung Dukono dan pulaupulau kecil di sekitar Tagalaya seperti Pulau Kakara Kecil, Pulau Kakara besar, Pulau Kolorai, Pulau Tupu-tupu, dan Pulau Meti. Jarak antara pulau hanya dipisahkan oleh hamparan birunya laut. Hamparan pasir putih juga bisa dinikmati di Pulau Dodola. Tempat ini menjadi salah-satu obyek wisata yang sangat menarik. Pulau yang hanya berjarak 5 mil dari Daruba –ibu kota kecamatan Morotai Selatan— dikelilingi hamparan pasir putih sangat luas sekaligus menghubungkan Dodola Besar dan Dodola Kecil.
Joas Tonoro
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Halut
Tak kalah dengan Pulau Tagalaya dan Pulau Dodola, Pantai Luari juga termasuk dalam deretan pantai berpasir putih. Paduan pantai dengan tanjung menghasilkan panorama mempesona. Lokasi yang berhadapan langsung dengan Samudara Pasifik menjadi daya tarik tersendiri bagi pantai yang terletak di desa Luari Kecamatan Tobelo Utara ini. “Di tempat ini, wisatawan bisa menyaksikan sunrise,” terang Joas. Tempat wisata favorit lainnya adalah Pulau Bobale. Lagilagi hamparan putih yang mengelilingi pulau ini menjadi daya magnet yang kuat. Di pulau itu terdapat bungker yang masih utuh peninggalan tentara Jepang semasa perang dunia II.
Aktivitas Wisata Bahari
Tidak hanya sekadar menikmati indahnya pantai berpasir putih, di sejumlah pantai, pengunjung bisa melakukan aktivitas wisata bahari seperti berenang atau memancing. Bagi mereka yang suka menikmati keanekaragaman biota laut, bisa snorkeling atau menyelam. Apalagi, kabupaten yang terletak di jazirah utara Pulau Halmahera tersebut memiliki keanekaragaman biotalaut tertinggi di dunia. Asal tahu saja, 750 jenis terumbu karang dan 942 jenis ikan, bisa ditemukan di sini. “Wisata bawah laut tak kalah mengasyikkan,” ujar Joas.
Lantas di mana tempat favorit untuk menyelam? Banyak. Sebut saja mulai dari Pulau Tagalaya, Tupu-tupu, Pawole, Dodola, Tobo-tobo, hingga Bobale. Sementara itu, kegiatan berenang dan memancing bisa dilakukan di hampir semua pantai di Halut. Bila ingin berselancar, wisatawan bisa bertandang ke Pantai Kumo di Pulau Kumo. Lokasinya tidak jauh dari Tobelo. Selain berselancar, di pantai yang dapat diakses hanya beberapa menit dari Pelabuhan Tobelo ini, wisatawan bisa berkeliling naik perahu sembari menikmati wajah Kota Tobelo yang terletak tepat di depannya. Alternatif lain untuk berselancar adalah Pantai Dorume di Kecamatan Loloda Utara.
Telaga dan Teluk
Rasanya tak lengkap bila ke Halut tidak berkunjung ke sejumlah telaga dan teluk. Talaga Duma, merupakan danau terbesar di Halut. Wisata alam yang terletak di kecamatan Galela ini menawarkan panorama alam yang begitu indah dan natural. Airnya jernih dan tenang. Pendeknya, cocok untuk untuk berenang, memancing dan dayung. Ada lagi Danau Paca di Kecamatan Tobelo Selatan. Di obyek wisata ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan alam berikut perbukitan yang terhampar di sekeliling danau. Sama halnya dengan Talaga Duma, di tempat ini airnya juga jernih dan tenang. Sementara itu, telaga yang berbalut cerita legenda bisa ditemukan di Talaga Biru. Airnya yang berwarna kebiruan, membuat telaga yang terletak di kecamatan Galela mendapat julukan serupa. Kejernihan dan kebersihan airnya selalu terjaga. Pasal-nya, setiap dedaunan yang jatuh di tengah selalu hanyut ke tepian. Begitu banyaknya obyek wisata dan aktivitas wisata bahari yang bisa dilakukan di Halut, membuat wisatawan akan meninggalkan Halut dengan kenangan yang tak terlupakan. (Faizah Rozy)
Yuk Gabung Lomba Foto Dasar Laut!
Bila Anda hobi fotografi sekaligus menyelam, saatnya berkunjung ke Halmahera Utara. Pasalnya Pemda Halmahera Utara akan menggelar lomba foto dasar laut.
Wisata bahari menjadi salah-satu unggulan Halut. Pasalnya 78% wilayah Halut adalah laut, sisanya 22% berupa daratan. Selain pantai pasir putih, tempat ini mempunyai taman bawah laut yang indah mulai dari terumbu karang, ikan dan beragam spesies laut. Bahkan muncul pendapat bahwa ragam dan keindahan spesies laut di Perairan Maluku tidak tertandingi oleh tempat mana pun di bumi ini.
Tidak sekadar dinikmati, keindahan taman bawah laut menjadi obyek yang menakjubkan untuk diabadikan dalam gambar. Karena itulah, Pemda Halut menggelar lomba foto dasar laut. Selain mempromosikan wisata bahari, kegiatan ini digelar untuk menyemarakkan “Visit Indonesia Year” dan “Halut Go Internasitional 2010”. Rencananya lomba akan digelar 14 hingga 19 April 2008. Event berskala nasional ini tidak saja terbuka bagi wisatawan domestik tapi juga wisatawan asing. Nah, bagi Anda yang suka menyelam sekaligus hobi fotografi bisa unjuk kebolehan melalui ajang ini sembari refreshing tentunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar