Halaman

Kamis, 26 Februari 2009

Energi Alternatif

MINERAL
Panas Bumi, Energi Alternatif Yang Potensial untuk Indonesia

Panas bumi merupakan sumber energi yang ramah lingkungan dan berpotensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Sumber energi ini juga cenderung tidak dapat habis karena proses pembentukannya yang menerus selama kondisi lingkungannnya terjaga keseimbangannya. Potensi panas bumi yang dimiliki Indonesia adalah sebesar 27 Gwe atau setara dengan sekitar 12 miliar barel minyak bumi untuk pengoperasian selama 30 tahun. Berdasarkan kenyataan tersebut Pemerintah memproyeksikan kontribusi panas bumi untuk kelistrikan sekitar 9.500 Mwe atau 5% kebutuhan pembangkit listrik pada tahun 2025. Hal ini ditetapkan dalam dalam Perpres No. 5 tahun 2006 mengenai Kebijakan Energi Nasional.

Pengembangan potensi panas bumi didasari 3 hal, yaitu potensi yang besar, antara lain, pertama, terdapat pada lapangan Seulawah Agam (NAD), Tampomas, dan Cisolok-Cisukarame (Jawa Barat), Gunung Unggaran (Jawa Tengah), Ngebel Wilis (Jawa Timur), dan Jailolo (Halmahera, Maluku Utara). Kedua, melambungnya harga minyak yang hampir mencapai US$ 100 / barel sehingga mendorong penggunaan bahan bakar alternatif. Ketiga, isu pemanasan global akibat penggunaan bahan bakar fosil. Panas bumi dapat berperan dalam mengurangi gas rumah kaca.

Disamping menerbitkan Perpres 5/2006, Pemerintah telah menerbitkan pula Undang-Undang No. 27 tahun 2003 tentang panas bumi, dan Peraturan Pemerintah No. 59 tahun 2007 tentang Kegiatan Usaha Panas Bumi. Undang-undang dan peraturan tersebut dimaksudkan untuk mendorong pengembangan dan pemanfaatan panas bumi.

(PUSDATIN)

successfull

Keberhasilan UAN Sepenuhnya

Ujian nasional (UN) merupakan ujian yang harus dihadapi siswa. Siswa sekolah menengah atas (SMA) harus memiliki nilai UN yang mencapai standar kelulusan. Dengan memenuhi standar kelulusan, siswa SMA dapat lulus dari sekolahnya.

Lulus UN merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi siswa SMA. Setelah lulus UN, siswa SMA dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Walaupun tidak ingin melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, siswa SMA harus pula lulus UN. Hal tersebut dikarenakan kelulusan menunjukkan keberhasilan siswa menamatkan sekolahnya.

Pada harian nasional, Kamis (14/6) dipaparkan bahwa Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) optimis tingkat ketidaklulusan untuk SMA relatif kecil. Wacana tersebut dapat melegakan sebagian siswa SMA. Siswa SMA akan lebih optimis terhadap kelulusannya.

Tingkat ketidaklulusan untuk SMA yang diperkirakan relatif kecil menunjukkan adanya kemajuan Indonesia. Kemajuan Indonesia yang dimaksudkan adalah kemajuan dalam bidang pendidikan. Kemajuan pendidikan ini menunjukkan adanya suatu usaha untuk membangun bangsa.

Tingkat kelulusan yang relatif besar untuk SMA memperlihatkan keberhasilan UN SMA. Namun, keberhasilan UN itu sendiri tidak hanya diukur dari jumlah kelulusan yang ada. Bila hanya dilihat dari jumlah kelulusan yang ada, UN belum bisa dikatakan berhasil sepenuhnya.

Keberhasilan UN sepenuhnya dapat dilihat dari hasil kompetensi intelektual dan akhlak budi pekerti. Kedua hal tersebut haruslah diperhatikan untuk menentukan keberhasilan UN sepenuhnya. Kompetensi intelektual merupakan hal yang lazimnya diperhatikan dalam menilai UN. Kompetensi intelektual merupakan hal yang wajib dikuasai siswa bila ingin lulus. Hal tersebut merupakan bagian dari kegiatan pendidikan di sekolah.

Salah satu yang membuat siswa juara kelas adalah dengan memperhatikan kompetensi intelektual. Perhatian terhadap kompetensi intelektual merupakan hal dasar yang dilakukan guru terhadap siswanya. Biasanya kompetensi intelektual tinggi menunjukkan kalau siswa rajin belajar.

Kompetensi intelektual dapat menjadi salah satu jaminan mutu seseorang. Namun, kompetensi intelektual tinggi tidak memastikan kalau seseorang dapat berhasil. Kompetensi intelektual merupakan salah satu kunci tapi bukan satu-satunya kunci mencapai keberhasilan.

Akhlak budi pekerti merupakan kunci lain yang menemani kompetensi intelektual yang harus dimiliki seseorang. Akhlak budi pekerti dapat menunjukkan kepribadian seseorang. Maka dari itu, akhlak budi pekerti merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan dalam menilai keberhasilan UN.

Sudah diketahui dengan jelas bahwa kompetensi intelektual tinggi membuat siswa sekolah lulus UN. Kompetensi intelektual tinggi memperlihatkan kalau siswa yang mendapatkannya belajar dengan serius. Kompetensi intelektual tinggi pada UN juga membuat siswa yang mendapatkannya berprestasi.

Kompetensi tinggi intelektual tinggi harus pula didampingkan dengan akhlak budi pekerti baik. Akhlak budi pekerti yang baik mendukung hasil kompetensi intelektual tinggi. Dengan kompetensi intelektual tinggi dan akhlak budi pekerti, keberhasilan UN sepenuhnya akan terlihat. Kegagalan UN juga akan terlihat dengan jelas melalui dua hal tersebut.

Keberhasilan UN sepenuhnya dapat menjadi salah satu indikator bahwa pendidikan berhasil. Tentunya keberhasilan UN yang dimaksudkan adalah keberhasilan UN yang sepenuhnya baik. Keberhasilan UN yang sepenuhnya baik inilah yang menjadi hal penting untuk mewujudkan kemajuan Indonesia.

Kemajuan Indonesia dapat berjalan maju ke depan melalui keberhasilan UN. Hal tersebut dikarenakan siswa yang berhasil lulus UN sepenuhnya dengan baik dapat menjadi penerus perjuangan. Tentunya perjuangan yang dimaksudkan adalah perjuangan yang memajukan Indonesia.

Sari Saraswati
Jalan Cendana II No. 9 Jakapermai, Bekasi
Membangun Budaya Entrepreneurship

Orasi Ilmiah tentang Membangun Budaya Entrepreneurship di Indonesia, yang disampaikan Pimpinan Media Group sangat tepat waktu ( MetroTV pagi, 15 Juni 2005).

Merubah Paradigma untuk Bisa bahwa Ethos Kerja sebagai YANG HARUS DIPERBUAT, harus dimulai dijalankan.

SELAMAT.

Sentral Telepon

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Kecil sebagai Sarana Komunikasi di Pedesaan/Rural

Oleh : Ir. Dadan Muliawandana, M.Eng

Komunikasi telepon sudah merupakan kebutuhan masyarakat saat ini termasuk di daerah pedesaan/rural. Masyarakat di daerah ini sangat membutuhkan sarana tersebut untuk menunjang kegiatan perekonomiannya, ataupun sekedar berhubungan dengan relasinya di daerah lain. Di sisi lain, PT. TELKOM sebagi satu-satunya penyelenggara sarana telepon di Indonesia, belum menjangkau daerah-daerah pedesaan/rural tersebut. Pada kegiatan ini akan dibangun sentral telepon kecil sebagai sarana komunikasi di daerah pedesaan/rural. Perangkat ini akan dihubungkan ke saluran PT.TELKOM sehingga masyarakat pedesaan/rural akan mudah berhubungan dengan masyarakat di daerah lain/perkotaan. Perangkat ini juga akan dilengkapi dengan peralatan pencatat pulsa.
Kata Kunci :
sentral telepon, masarakat pedesaan/rural, komunikasi telepon, PT.TELKOM, Perekonomian.